Tuesday, November 20, 2018

CMC atau CARBOXY METHYL CELULOSE

Hasil gambar untuk cmc powder

CMC adalah ester polimer selulosa yang larut dalam air dibuat dengan mereaksikan Natrium Monoklorasetat dengan selulosa basa (Fardiaz, 1987). Menurut Winarno (1991), Natrium karboxymethyl selulosa merupakan turunan selulosa yang digunakan secara luas oleh industri makanan adalah garam Na karboxyl methyl selulosa murni kemudian ditambahkan Na kloroasetat untuk mendapatkan tekstur yang baik. Selain itu juga digunakan untuk mencegah terjadinya retrogradasi dan sineresis pada bahan makanan. Adapun reaksi pembuatan CMC adalah sebagai berikut:

ROH + NaOH                                      R-Ona + HOH
R-ONa + Cl CH2COONa                   RCH2COONa + NaCl

       Carboxy Methyl Cellulose (CMC) merupakan turunan selulosa yang mudah larut dalam air. Oleh karena itu CMC mudah dihidrolisis menjadi gulagula sederhana oleh enzim selulase dan selanjutnya difermentasi menjadi etanol oleh bakteri (Masfufatun, 2010).

    Carboxy Methyl Cellulose (CMC) adalah turunan dari selulosa dan ini sering dipakai dalam industri makanan untuk mendapatkan tekstur yang baik. Fungsi CMC ada beberapa terpenting, yaitu sebagai pengental, stabilisator, pembentuk gel,sebagai pengemulsi, dan dalam beberapa hal dapat merekatkan penyebaran antibiotik (Winarno, 1985).

      Penggunaan CMC di Indonesia sebagai bahan penstabil, pengental, pengembang, pengemulsi dan pembentuk gel dalam produk pangan khususnya sejenis sirup yang diijinkan oleh Menteri Kesehatan RI, diatur menurut PP. No. 235/ MENKES/ PER/ VI/ 1979 adalah 1-2%.

     Sebagai pengemulsi, CMC sangat baik digunakan untuk memperbaiki kenampakan tekstur dari produk berkadar gula tinggi. Sebagai pengental, CMC mampu mengikat air sehingga molekul-molekul air terperangkap dalam struktur gel yang dibentuk oleh CMC (Manifie, 1989).
Untuk industri-industri makanan biasanya digunakan sukrosa dalam bentuk kristal halus atau kasar dan dalam jumlah yang banyak dipergunakan dalam bentuk cairan sukrosa (sirup). Pada pembuatan sirup gula pasir (sukrosa) dilarutkan dalam air dan dipanaskan, sebagian sukrosa akan terurai menjadi glukosa dan sukrosa yang disebut gula invert (Winarno, 1995)  

Berikut ini adalah beberapa kegunaan dan fungsi CMC dalam berbagai bidang :
1. CMC berfungsi sebagai bahan untuk membuat sabun krim / cream.
2. Pasta gigi
3. Obat pencahar
4. Cat berbasis air
5. Produk kertas
6. CMC berfungsi membentuk campuran eutektik yang mengakibatkan titik beku pada es lebih                 rendah hal ini biasa digunakan dalam paket es.
7.CMC juga bermanfaat dalam bidang obat obatan sebagai agen penebalan.
8.CMC juga digunakan dalam bidang pengeboran minyak sebagai bahan lumpur pengeboran, dimana ini bertindak sebagai viskositas dan agen retensi air.
9.CMC juga bisa digunakan untuk menjaga stabilitas dingin dalam anggur.

No comments:

Post a Comment